Safari Ramadhan di At Taqwa, Walikota Minta Tetap Patuhi Prokes
(Safari Ramadhan
Pemkot Balikpapan di Masjid aat Taqwa Klandasan Ulu)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,BALIKPAPAN
—
Kegiatan safari ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kali ini
dilaksanakan di Masjid At Taqwa Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Senin
malam (03/4/2021).
Selain
kegiatan safari Ramadhan juga di lakukan vaksinasi lansia pada sore hari
menjelang buka puasa, dan kemudian
dilanjutkan dengan salat isya, taraweh berjamaah.
Dalam
sambutannya walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, kita ketahui bersama
seluruh dunia saat ini sedang menghadapi Covid 19, bagi kita ummat muslim
Pandemi Covid-19 ini bisa jadi ini cobaan dan juga bisa jadi hukuman dari Allah
SWT.
Karena
itu satu satunya obat yang kita lakukan adalah meningkatkan amal ibadah kita,
memohon ampun kepada Allah SWT, yang kedua berikhtiar agar Pandemi Covid-19 ini
segera berakhir," ungkapnya.
Konsep
menghadapi Covid-19 ini di seluruh dunia sama, menjalankan protokol kesehatan,
yang kedua melakukan vaksinasi. Arahan dari presiden warga yang berusia 18 ke
atas harus di vaksin terutama yang berusia lanjut karena rentan terkena virus
Covid-19.
Untuk
di kota Balikpapan baru 50 ribu warga yang sudah melakukan vaksinasi, padahal
warga yang usia 18 tahun ke atas ada 400 ribu lebih jadi baru 10 persen yang
sudah di lakukan vaksinasi.
Karena
jumlah vaksinnya terbatas jadi di lakukan secara bertahap. Vaksin sendiri tidak
100 persen mujarab, tingkat kemujarapan vaksin itu hanya 6,5 persen, jadi ada
3,5 yang tidak mujarab oleh karena itu tetap saja protokol kesehatannya tetap
di jalankan.
Perlu
di ketahui surat edaran menteri agama dalam pelaksanaan IdulFitri 2021, boleh
di lakukan di masjid boleh di lakukan di lapangan akan tetapi lebih amannya di
lakukan di rumah.
Jadi
satgas covid kota Balikpapan mengambil keputusan sholat idul Fitri hanya boleh
di lakukan di masjid dan musholla, lalu kita menganjurkan kepada yang lansia
dan anak anak kalau bisa sholatnya di rumah saja.
Jadi
kita harus tetap waspada jangan sampai terjadi seperti di negara India yang
jumlah kasus Covid-19 sangat tinggi. Yang tidak terbayangkan oleh kita satu
hari sampai 400 ribu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Setiap 5 menit
satu orang yang meninggal dunia.
Semoga
apa yang terjadi di negara India tidak terjadi di negara kita, kita sama sama
berdo'a semoga pandemi Covid-19 segera berakhir.(mid)